Seorang Suami Yang Sudah Nikah Mengaku Belum Menikah

Mengaku tidak beristri

Menyikapi pengakuan seorang suami yang berupa belum menikah, belum punya istri dan semisalnya.

 

Para Ulama Fiqh berbeda pendapat mengenainya :

Syaekh Al-Khathib As Syarbini berpendapat bahwa pengakuan seorang suami mengenai status dirinya itu (walaupun di dalam hatinya dia berniat cerai) tidaklah berpengaruh apa-apa terhadap pernikahannya, kata-kata itu bukan merupakan kalimat yang jelas menyatakan Talaq dan tidak juga masuk dalam katagori Talaq kinayah (sindiran), itu hanya sebuah kebohongan belaka tentang status dirinya. Pendapat ini merupakan Nash hukum Imam As Syafi’i di dalam kitab AlImla` dan juga dinyatakan oleh sekelompok Ashhab As Syafi’i.

Berbeda halnya dengan pendapat Imam Al Qadhi Husain yang di shahihkan oleh imam Al Ghazali bahwa demikian itu merupakan Iqrar (pengakuan) cerai.

Sedangkan pandangan hukum yang dipilih oleh Syaekh As Syairazi dan di Tashih oleh Imam An Nawawi serta diklaim sebagai pandangan yang Ashah dan Masyhur, yang diikuti oleh Al Ushfuni dan Abdir Rahman A Hijaziy, bahwa pengakuan seorang suami tersebut merupakan Talaq Kinayah, sehingga jika dia berniat di dalam hatinya untuk menceraikan istrinya maka jatuh Talaq terhadapnya, dan apabila tidak berniat demikian maka tidak jatuh cerai

ﺍﻟﻤﻬﺬﺏ ﻓﻲ ﻓﻘﻪ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﺍﻟﺸﺎﻓﻌﻲ ﺝ ٢ ص ١٠٤
ﻭَﺇﻥْ ﻗَﺎﻝَ ﻟَﻪُ ﺭَﺟُﻞٌ : ﺃَﻟَﻚَ ﺯَﻭْﺟَﺔٌ ، ﻓَﻘَﺎﻝَ : ﻻَ، ﻓَﺈﻥْ ﻟَﻢْ ﻳَﻨْﻮِ ﺑِﻪِ ﺍﻟﻄَّﻼَﻕَ، ﻟَﻢْ ﺗُﻄَﻠَّﻖْ؛ ﻷَﻧَّﻪُ ﻟَﻴْﺲَ ﺑِﺼَﺮِﻳﺢٍ، ﻭَﺇﻥْ ﻧَﻮَﻯ ﺑِﻪِ ﺍﻟﻄَّﻼَﻕَ، ﻭَﻗَﻊَ؛ ﻷَﻧَّﻪُ ﻳَﺤْﺘَﻤِﻞُ ﺍﻟﻄَّﻼَﻕَ . ﺇﻫـ

ﺍﻟﻤﺠﻤﻮﻉ ﺷﺮﺡ ﺍﻟﻤﻬﺬﺏ ج ١٧ ص ١٠٥
ﻭﺇﻥ ﻗﺎﻝ ﻟﻪ ﺭﺟﻞ : ﺃﻟﻚ ﺯﻭﺟﺔ ؟ ﻓﻘﺎﻝ : ﻻ، ﻭﻧﻮﻯ ﺑﻪ ﺍﻟﻄﻼﻕ ﻛﺎﻥ ﻃﻼﻗﺎ . ﻗﺎﻝ ﻓﻲ ﺍﻟﻔﺮﻭﻉ : ﻭﻳﺤﺘﻤﻞ ﺃﻥ ﻻ ﻳﻜﻮﻥ ﻛﻨﺎﻳﺔ ﻭﻻ ﺻﺮﻳﺤﺎ، ﻭﺍﻷﻭﻝ ﻫﻮ ﺍﻟﻤﺸﻬﻮﺭ ﻷﻧﻪ ﻳﺤﺘﻤﻞ ﺍﻟﻄﻼﻕ . ﺇﻫـ

ﺣﺎﺷﻴﺘﺎ ﺍﻟﻘﻠﻴﻮﺑﻲ ﻭﻋﻤﻴﺮﺓ ﺝ ٣ ص ٣٦٣
ﻗَﻮْﻟُﻪُ : ‏( ﺃَﻃَﻠَّﻘْﺘﻬَﺎ ‏) ﺧَﺮَﺝَ ﻣَﺎ ﻟَﻮْ ﻗِﻴﻞَ ﺃَﻟَﻚ ﻋُﺮْﺱٌ ﺃَﻭْ ﺯَﻭْﺟَﺔٌ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻟَﺎ ﺃَﻭْ ﺃَﻧَﺎ ﻋَﺎﺯِﺏٌ ﻓَﻬُﻮَ ﻛِﻨَﺎﻳَﺔٌ ﻋِﻨْﺪَ ﺷَﻴْﺨِﻨَﺎ، ﻭَﻟَﻐْﻮٌ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟْﺨَﻄِﻴﺐِ ﻟِﺄَﻧَّﻪُ ﻛَﺬِﺏٌ ﻣَﺤْﺾٌ . ﺇﻫـ .

ﻣﻐﻨﻲ ﺍﻟﻤﺤﺘﺎﺝ ﺇﻟﻰ ﻣﻌﺮﻓﺔ ﻣﻌﺎﻧﻲ ﺃﻟﻔﺎﻅ ﺍﻟﻤﻨﻬﺎﺝ ج ٣ ص ٤١٨
ﻭﻟﻮ ﻗﻴﻞ ﻟﻪ : ﺃﻟﻚ ﺯﻭﺟﺔ؟ ﻓﻘﺎﻝ : ﻻ، ﻟﻢ ﺗﻄﻠﻖ ﻭﺇﻥ ﻧﻮﻯ ﻷﻧﻪ ﻛﺬﺏ ﻣﺤﺾ : ﻭﻫﺬﺍ ﻣﺎ ﻧﻘﻠﻪ ﻓﻲ ﺃﺻﻞ ﺍﻟﺮﻭﺿﺔ ﻋﻦ ﻧﺺ ﺍﻹﻣﻼﺀ، ﻭﻗﻄﻊ ﺑﻪ ﻛﺜﻴﺮ ﻣﻦ ﺍﻷﺻﺤﺎﺏ . ﺛﻢ ﺫﻛﺮ ﺗﻔﻘّﻬﺎً ﻣﺎ ﺣﺎﺻﻠﻪ ﺃﻧﻪ ﻛﻨﺎﻳﺔ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺻﺢ، ﻭﺑﻪ ﺻﺮﺡ ﺍﻟﻤﺼﻨﻒ ﻓﻲ ﺗﺼﺤﻴﺤﻪ، ﻭﺃﻥ ﻟﻬﺎ ﺗﺤﻠﻴﻔﻪ ﺃﻧﻪ ﻟﻢ ﻳﺮﺩ ﻃﻼﻗﻬﺎ، ﻭﻋﻠﻴﻪ ﺟﺮﻯ ﺍﻷﺻﻔﻮﻧﻲ ﻭﺍﻟﺤﺠﺎﺯﻱ ﻓﻲ ﺍﺧﺘﺼﺎﺭﻫﻤﺎ ﻛﻼﻡ ﺍﻟﺮﻭﺿﺔ؛ ﻭﺍﻷﻭﻝ ﺃﻭﺟﻪ ﻛﻤﺎ ﺟﺮﻯ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﺑﻦ ﺍﻟﻤﻘﺮﻱ ﻓﻲ ﺭﻭﺿﻪ . ﺇﻫـ

ﺷﺮﺡ ﺍﻟﺒﻬﺠﺔ ﻓﻲ ﺑﺎﺏ ﺍﻹﻗﺮﺍﺭ — ﺍﻟﻤﺮﺟﻊ ﺍﻷﻛﺒﺮ
( ﻭَ ‏) ﻟَﻮْ ﻗَﺎﻝَ ﻟَﻪُ ﻏَﻴْﺮُﻩُ ‏( ﻫَﻞْ ﻟَﻜَﺎ ﻋِﺮْﺱٌ ‏) ﺃَﻱْ ﺯَﻭْﺟَﺔٌ ‏( ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻟَﺎ ﻓَﻌَﻠَﻰ ﺍﻟْﻤَﺮْﺟُﻮﺡِ ﺫَﻟِﻚَ ﻣِﻦْ ﺇﻗْﺮَﺍﺭِﻩِ ﺍﻟﺼَّﺮِﻳﺢِ ‏) ﺑِﺎﻟﻄَّﻠَﺎﻕِ ﻭَﺍﺧْﺘَﺎﺭَﻩُ ﺍﻟْﻘَﺎﺿِﻲ ﻭَﺻَﺤَّﺤَﻪُ ﺍﻟْﻐَﺰَﺍﻟِﻲُّ ﻭَﺭَﺟَّﺢَ ﻓِﻲ ﺍﻟﺮَّﻭْﺿَﺔِ ﻭَﺃَﺻْﻠِﻬَﺎ ﺃَﻧَّﻪُ ﻛِﻨَﺎﻳَﺔٌ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺈِﻗْﺮَﺍﺭِ ﺑِﻪِ ﻟِﺠَﻮَﺍﺯِ ﺃَﻥْ ﻳُﺮِﻳﺪَ ﻧَﻔْﻲَ ﻓَﺎﺋِﺪَﺓِ ﺍﻟﺰَّﻭْﺟَﺎﺕِ ﻟِﻤَﺎ ﺑَﻴْﻨَﻬُﻤَﺎ ﻣِﻦْ ﺳُﻮﺀِ ﺍﻟْﻌِﺸْﺮَﺓِ ﻭَﺍﻟْﻤَﻨْﺼُﻮﺹُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺈِﻣْﻠَﺎﺀِ ﺃَﻧَّﻪُ ﻟَﺎ ﻳَﻘَﻊُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺑِﻪِ ﻃَﻠَﺎﻕٌ , ﻭَﺇِﻥْ ﻧَﻮَﻯ ﻟِﺄَﻧَّﻪُ ﻛَﺬِﺏٌ ﻣَﺤْﺾٌ ﻭَﺑِﻪِ ﻗَﻄَﻊَ ﻛَﺜِﻴﺮُﻭﻥَ ﻭَﻟَﻢْ ﻳَﺠْﻌَﻠُﻮﻩُ ﺇﻧْﺸَﺎﺀً ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﺮَّﺍﻓِﻌِﻲُّ : ﻭَﻟَﺎ ﺑَﺄْﺱَ ﻭَﻟَﻮْ ﻓَﺮَّﻕَ ﺑَﻴْﻦَ ﻛَﻮْﻥِ ﺍﻟﺴَّﺎﺋِﻞِ ﻣُﺴْﺘَﺨْﺒِﺮًﺍ ﺃَﻭْ ﻣُﻠْﺘَﻤِﺴًﺎ ﻟِﺈِﻧْﺸَﺎﺀٍ ﻛَﻤَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﻄَّﻠَﺎﻕِ ﺇﺫَﺍ ﻗِﻴﻞَ ﻟَﻪُ ﺃَﻃَﻠَّﻘْﺖ ﺍﻣْﺮَﺃَﺗَﻚ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻧَﻌَﻢْ ﻟِﺄَﻧَّﻪُ ﻟَﻮْ ﻗَﺎﻝَ ﻣُﺒْﺘَﺪِﺋًﺎ ﻟَﺴْﺖ ﺑِﺰَﻭْﺟَﺔٍ ﻟِﻲ ﻛَﺎﻥَ ﻛِﻨَﺎﻳَﺔً ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﺄَﺻَﺢِّ ﻭَﺍﻟﺘَّﻨْﺒِﻴﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﺮْﺟُﻮﺣِﻴَّﺔِ ﺻَﺮَﺍﺣَﺘِﻪِ ﻣِﻦْ ﺯِﻳَﺎﺩَﺓِ ﺍﻟﻨَّﻈْﻢِ . ﺇﻫـ

Ingin bertanya permasalahan Agama? Kirimkan pertanyaan Anda kepada Tim Asatidz Tafaqquh Nyantri Yuk, klik http://tanya.nyantriyuk.id

BERBAGI YUK!
  •   
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Silahkan disukai dan dibagikan, insya Allah bernilai ibadah, dan jadikan ladang pahala dalam menginfaqkan ilmu-ilmu Syari'ah. Hamba yang menunjukan kebaikan kepada orang lain maka dia juga akan mendapatkan pahala seperti orang yang melakukan kebaikan tersebut. Syukron :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *