Ciri Ciri Calon Istri Idaman Dalam Islam

Ciri calon Istri idaman dalam Islam

By: Zean Areev

 

Berikut ini adalah beberapa pertimbangan atau kreteria perempuan yang dianjurkan untuk dijadikan sebagai pasangan hidup. Dijelaskan dalam sebuah Hadits ;

ﺗُﻨْﻜَﺢُ ﺍﻟْﻤَﺮْﺃَﺓُ ﻟِﺄَﺭْﺑَﻊٍ : ﻟِﻤَﺎﻟِﻬَﺎ، ﻭَﻟِﺤَﺴَﺒِﻬَﺎ، ﻭَﻟِﺠَﻤَﺎﻟِﻬَﺎ، ﻭَﻟِﺪِﻳﻨِﻬَﺎ، ﻓَﺎﻇْﻔَﺮْ ﺑِﺬَﺍﺕِ ﺍﻟﺪِّﻳﻦِ ﺗَﺮِﺑَﺖْ ﻳَﺪَﺍﻙَ

“Wanita umumnya dinikahi karena 4 hal: hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan agamanya. Karena itu, pilihlah yang memiliki agama, kalian akan beruntung.” ( Shohih Bukhori, no.5090 dan Shohih Muslim, no.1466 )

Dari Hadits diatas dapat dipahami bahwa pertimbangan utama dalam mencari pasangan hidup adalah Agama.

Imam Zainuddin Al Malibari menyebutkan di dalam kitabnya yang berjudul Fathul Mu’in pada Hamiay Hasyiah I’anah Juz 3 hlm. 311, bahwa diatara kreteria perempuan yang lebih utama dijadikan pasangan hidup adalah :

1. Perempuan yang agamanya baik.

(ودينة) أي نكاح المرأة الدينة التي وجدت فيها صفة العدالة أولى من نكاح الفاسقة ولو بغير نحو زنا، للخبر المتفق عليه فاظفر بذات الدين

Perempuan yang agamnya baik, yaitu menikahi perempuan yang agamnya baik, dia perempuan yang memiliki Sifat Adil/ A’dalah, adalah lebih utama dari pada menikahi perempuan Fasiq / bejat, meskipun bejatnya bukan karena Zina. Demikian itu dikarenakan sebuah Hadits riwayat Imam Al Bukhori dan Muslim yang menyebutkan : pilihlah perempuan yang memiliki agama kuat.

2. Bernasab Mulia

(ونسيبة) أي معروفة الاصل وطيبته لنسبتها إلى العلماء والصلحاء أولى من غيرها: لخبر: تخيروا لنطفكم ولا تضعوها في غير الاكفاء وتكره بنت الزنا والفاسق

Perempuan ber-Nasab mulia, adapun perempuan yang diketahui orang tuanya, yaitu perempuan yang baik Nasabnya karena ber-Nasab kepada Ulama’ atau orang Sholeh adalah lebih utama dari pada yang lain. Sebab ada sebuah Hadits : pilihlah untuk Nutfah / sperma kalian, dan jangan kalian meletakkannya pada yang tidak sepadan/ se-Kufu’. Dan Makruh menikahi anak Zina.

3. Perempuan yang berparas cantik

(وجميلة) أولى: لخبر: خير النساء من تسر إذا نظرت

Perempuan cantik itu lebih utama. Sebab ada sebuah Hadits : sebaik-baiknya perempuan adalah orang perempuan yang menyenangkanmu ketika kamu melihat.

4. Kerabat jauh

(و) قرابة (بعيدة) عنه ممن في نسبه أولى من قرابة قريبة وأجنبية لضعف الشهوة في القريبة، فيجئ الولد نحيفا. والقريبة من هي في أول درجات العمومة والخوولة، والاجنبية أولى من القرابة القريبة.

Perempuan dari Kerabatnya yang jauh itu lebih utama dari pada kerabat dekat atau orang lain / bukan kerabat. Menikahi kerabat dekat menyebabkan lemahnya Syahwat sehingga anakanya akan kurus/ kerempeng.
[Kerabat dekat : sepupu].

5. Perempuan yang masih perawan

 (وبكر) أولى من الثيب، للامر به في الاخبار الصحيحة. إلا لعذر: كضعف آلته عن الاقتضاض

Perempuan yang masih perawan lebih utama dari pada janda, karena ada perintah dengannya di dalam beberapa Hadits yang Shohih. Terkecuali apabila karena ada Udzur semisal karena lemahnya alat kelaminnya sehingga tidak bisa membobol perawan.

6. Perempuan yang dapat memproduksi banyak anak

(وولود) وودود (أولى) للامر بهما. ويعرف ذلك في البكر بأقاربها،

Perempuan yang dapat memproduksi banyak anak serta memiliki kasih sayang itu lebih utama, karena ada perintah dengan keduanya. Perempuan seperti itu dari perawan dapat diketahui dari kerabat-kerabatnya.

7 dan 8. Perempuan yang sempurna akalnya dan baik Akhlaknya

والاولى أيضا أن تكون وافرة الععل وحسنة الخلق

Yang utama juga adalah perempuan yang sempurna akalnya dan baik akhlaknya.

9. Perempuan yang belum mempunyai anak dari laki-laki lain

وأن لا تكون ذات ولد من غيره إلا لمصلحة

Hendanya bukan perempun yang telah memiliki anak dari orang lain, terkecuali apabila ada Maslahat.

10. Bukan perempuan berkulit Blonde

وأن لا تكون شقراء

Hendaknya bukan perempuan yang Syaqro’. Perempuan yang memiliki warna kulit / wajah merah ke kuning-kuningan.

11. Bukan perempuan tinggi dan kurus

ولا طويلة مهزولة للنهي عن نكاحها.

Bukan perempuan yang tinggi serta kurus. Sebab ada larangan menikahinya.

ومحل رعاية جميع ما مر حيث لم تتوقف العفة على غير متصفه بها، وإلا فهي أولى.

Ingin bertanya permasalahan Agama? Kirimkan pertanyaan Anda kepada Tim Asatidz Tafaqquh Nyantri Yuk, klik http://tanya.nyantriyuk.id

BERBAGI YUK!

Silahkan disukai dan dibagikan, insya Allah bernilai ibadah, dan jadikan ladang pahala dalam menginfaqkan ilmu-ilmu Syari'ah. Hamba yang menunjukan kebaikan kepada orang lain maka dia juga akan mendapatkan pahala seperti orang yang melakukan kebaikan tersebut. Syukron :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *