Hukum Jual Beli Kendaraan Dengan Cara Kredit

Pertanyaan : Bagaimana hukum nya jika berkredit kendaraan.? Penjual & pembeli sudah mengetahui harga pokok & angsuran, baik itu angsuran bulanan maupun total angsuran setelah lunas. Termasuk ribakah hal tersebut ? Syukron.

Jawaban :

Jual beli kredit kendaraan diatas hukumnya tetap Sah selama harga yang ditetapkan ketika Akad adalah 1 harga, bukan dua-duanya disebutkan, meskipun kedua harga sudah diketahui.

Dalam sebuah Riwayat Imam At Tirmidzi disebutkan bahwa Rasulullah saw melarang menjual dengan 2 harga di dalam satu barang. Misalnya saya jual barang ini dengan harga 1000 kontan atau 2000 kredit. Transaksi seperti ini dihukumi tidak Sah sebab tidak diketahui berapa harga yang ditetapkan untuk barang yang dijual, sebab ketika akad jual beli, penjual mengucapkan 2 harga atas 1 barang.

Berbeda dengan masalah apabila ketika akad, penjual hanya menyebutkan 1 harga, misalnya 1000 kontan atau 2000 kredit – setelah terjadi kesepakatan harga yang dipilih antara penjual dan pembeli.

Maka, dalam jual beli benda yang harganya sudah diketahui antara yang kontan dengan yang kredit, hendaknya dua harga tersebut tidak disebutkan ketika proses jual beli, akan tetapi ketika proses jual beli yang dilakukan hanya menyebutkan harga yang disepakati oleh keduanya sebelumnya, baik 1000 kontan atau 2000 kredit.

[Zean Areev]

ﻧﻬﺎﻳﺔ ﺍﻟﻤﺤﺘﺎﺝ ج ٣ ص ٤٥٠
ﻭﻋﻦ ﺑﻴﻌﺘﻴﻦ ﻓﻲ ﺑﻴﻌﺔ ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ ﻭﺻﺤﺤﻪ ﺑﺄﻥ ﻳﻘﻮﻝ ﺑﻌﺘﻚ ﺑﺄﻟﻒ ﻧﻘﺪﺍ ﺃﻭ ﺃﻟﻔﻴﻦ ﺇﻟﻰ ﺳﻨﺔ ﻓﺨﺬ ﺑﺄﻳﻬﻤﺎ ﺷﺌﺖ ﺃﻧﺖ ﺃﻭ ﺃﻧﺎ ﺃﻭ ﺷﺎﺀ ﻓﻼﻥ ﻟﻠﺠﻬﺎﻟﺔ ﺑﺨﻼﻑ ﻣﺎ ﻟﻮ ﻗﺎﻝ ﺑﺄﻟﻒ ﻧﻘﺪﺍ ﻭﺃﻟﻔﻴﻦ ﺇﻟﻰ ﺳﻨﺔ ﻓﺈﻧﻪ ﻳﺼﺢ

ﺭﻭﺿﺔ ﺍﻟﻄﺎﻟﺒﻴﻦ ﻭﻋﻤﺪﺓ ﺍﻟﻤﻔﺘﻴﻦ ج ٣ ص ٣٩٩
ﻭَﻣِﻨْﻬَﺎ : ﺑَﻴْﻌَﺘَﺎﻥِ ﻓِﻲ ﺑَﻴْﻌَﺔٍ، ﻭَﻓِﻴﻪِ ﺗَﺄْﻭِﻳﻠَﺎﻥِ ﻧَﺺَّ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻤَﺎ ﻓِﻲ ‏« ﺍﻟْﻤُﺨْﺘَﺼَﺮِ ‏» . ﺃَﺣَﺪُﻫُﻤَﺎ : ﺃَﻥْ ﻳَﻘُﻮﻝَ : ﺑِﻌْﺘُﻚَ ﻫَﺬَﺍ ﺑِﺄَﻟْﻒٍ، ﻋَﻠَﻰ ﺃَﻥْ ﺗَﺒِﻴﻌَﻨِﻲ ﺩَﺍﺭَﻙَ ﺑِﻜَﺬَﺍ، ﺃَﻭْ ﺗَﺸْﺘَﺮِﻱَ ﻣِﻨِّﻲ ﺩَﺍﺭِﻱ ﺑِﻜَﺬَﺍ، ﻭَﻫُﻮَ ﺑَﺎﻃِﻞٌ . ﻭَﺍﻟﺜَّﺎﻧِﻲ : ﺃَﻥْ ﻳَﻘُﻮﻝَ : ﺑِﻌْﺘُﻜَﻪُ ﺑِﺄَﻟْﻒٍ ﻧَﻘْﺪًﺍ، ﺃَﻭْ ﺑِﺄَﻟْﻔَﻴْﻦِ ﻧَﺴِﻴﺌَﺔً، ﻓَﺨُﺬْﻩُ ﺑِﺄَﻳِّﻬِﻤَﺎ ﺷِﺌْﺖَ ﺃَﻭْ ﺷِﺌْﺖُ ﺃَﻧَﺎ، ﻭَﻫُﻮَ ﺑَﺎﻃِﻞٌ . ﺃَﻣَّﺎ ﻟَﻮْ ﻗَﺎﻝَ : ﺑِﻌْﺘُﻚَ ﺑِﺄَﻟْﻒٍ ﻧَﻘْﺪًﺍ، ﻭَﺑِﺄَﻟْﻔَﻴْﻦِ ﻧَﺴِﻴﺌَﺔً، ﺃَﻭْ ﻗَﺎﻝَ : ﺑِﻌْﺘُﻚَ ﻧِﺼْﻔَﻪُ ﺑِﺄَﻟْﻒٍ، ﻭَﻧِﺼْﻔَﻪُ ﺑِﺄَﻟْﻔَﻴْﻦِ، ﻓَﻴَﺼِﺢُّ ﺍﻟْﻌَﻘْﺪُ

ﻓﺘﺢ ﺍﻟﻮﻫﺎﺏ ج ١ ص ٢٨٣
( ﻭ ‏) ﻋﻦ ‏( ﺑﻴﻌﺘﻴﻦ ﻓﻲ ﺑﻴﻌﺔ ‏) ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ ﻭﻏﻴﺮﻩ ﻭﻗﺎﻝ ﺣﺴﻦ ﺻﺤﻴﺢ ‏( ﻛﺒﻌﺘﻚ ‏) ﻫﺬﺍ ‏( ﺑﺄﻟﻒ ﻧﻘﺪﺍ ﺃﻭ ﺑﺄﻟﻔﻴﻦ ﻟﺴﻨﺔ ﻓﺨﺬﻩ ﺑﺄﻳﻬﻤﺎ ﺷﺌﺖ ﺃﻭ ﺷﺎﺀ ﻭﻋﺪﻡ ﺍﻟﺼﺤﺔ ﻓﻴﻪ ﻟﻠﺠﻬﻞ ﺑﺎﻟﻌﻮﺽ .

ﺍﻟﻔﻘﻪ ﺍﻟﻤﻨﻬﺠﻲ ﻋﻠﻰ ﻣﺬﻫﺐ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﺍﻟﺸﺎﻓﻌﻲ ج ٦ ص ٣٧
ﺑﻴﻌﺘﺎﻥ ﻓﻲ ﺑﻴﻌﺔ : ﻭﻫﻮ ﺃﻥ ﻳﺬﻛﺮ ﻓﻲ ﺻﻴﻐﺔ ﺍﻟﻌﻘﺪ ﻋﻘﺪﺍﻥ ﻓﻲ ﺁﻥ ﻭﺍﺣﺪ، ﻛﺄﻥ ﻳﻘﻮﻝ ﺍﻟﺒﺎﺋﻊ : ﺑﻌﺘﻚ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺪﺍﺭ – ﻣﺜﻼً – ﺑﺄﻟﻒ ﻧﻘﺪﺍً ﻭﺑﺄﻟﻔﻴﻦ ﺗﻘﺴﻴﻄﺎً ﺃﻭ ﺇﻟﻰ ﺳﻨﺔ . ﻓﻴﻘﺒﻞ ﺍﻟﻤﺸﺘﺮﻱ ﺍﻟﺒﻴﻊ ﺑﺎﻟﻨﻘﺪ ﺃﻭ ﺑﺎﻟﺘﻘﺴﻴﻂ . ﺃﻭ ﺃﻥ ﻳﻘﻮﻝ : ﺑﻌﺘﻚ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺴﻴﺎﺭﺓ – ﻣﺜﻼً ﺑﺄﻟﻒ – ﻋﻠﻰ ﺃﻥ ﺗﺒﻴﻌﻨﻲ ﺩﺍﺭﻙ ﺑﺄﻟﻔﻴﻦ . ﻓﻬﺬﺍ ﺍﻟﻨﻮﻉ ﻣﻦ ﺍﻟﺒﻴﻮﻉ ﻣﻨﻬﻲُّ ﻋﻨﻪ ﻭﺑﺎﻃﻞ، ﻟﻠﺠﻬﻞ ﺑﺎﻟﺜﻤﻦ ﻓﻲ ﺍﻟﺼﻮﺭﺓ ﺍﻷﻭﻟﻰ، ﻭﺍﻟﺘﻌﻠﻴﻖ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺸﺮﻁ ﻓﻲ ﺍﻟﺼﻮﺭﺓ ﺍﻟﺜﺎﻧﻴﺔ .

Ingin bertanya permasalahan Agama? Kirimkan pertanyaan Anda kepada Tim Asatidz Tafaqquh Nyantri Yuk, klik http://tanya.nyantriyuk.id

BERBAGI YUK!

Silahkan disukai dan dibagikan, insya Allah bernilai ibadah, dan jadikan ladang pahala dalam menginfaqkan ilmu-ilmu Syari'ah. Hamba yang menunjukan kebaikan kepada orang lain maka dia juga akan mendapatkan pahala seperti orang yang melakukan kebaikan tersebut. Syukron :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *