Adab Imam Abu Hanifah Saat Dicela

Anekdot Sufi

Adab Imam Abu Hanifah saat dicaci dan dicela.

Ketika itu Imam Abu Hanifah (Imam mazhab Hanafi) berada di masjid untuk mengajar ilmu kepada para muridnya. Lalu datanglah seorang lelaki, dia berdiri di masjid mencaci-maki dan mencela Imam Abu Hanifah. Dan Imam Abu Hanifah sama sekali tidak menghentikan orang yang memaki dan mencelanya bahkan tidak pula menoleh kepadanya. Kemudian Imam Abu Hanifah pun pulang kerumahnya sedangkan si lelaki itu berjalan di belakangnya sambil terus memaki. Sampai di depan pintu rumahnya, Imam Abu Hanifah pun berdiri dan menghadapkan wajahnya kepada si lelaki tersebut.

“Ini rumahku, aku hendak masuk. Jika engkau ingin meneruskan makian dan perkataanmu, habiskanlah hingga tidak tersisa apa yang ada pada dirimu,” Imam Abu Hanifah berkata dengan tenang kepada lelaki tersebut. Maka malulah si lelaki itu kerana adab Imam Abu Hanifah, “Maafkanlah saya, berikanlah kepada saya jalan keluar.”

“Semoga Allah mengampunimu dan engkau sudah bebas.”

(Manaqib Al Imam Al A’dzam, 1/269)

Ingin bertanya permasalahan Agama? Kirimkan pertanyaan Anda kepada Tim Asatidz Tafaqquh Nyantri Yuk, klik http://tanya.nyantriyuk.id

BERBAGI YUK!

Silahkan disukai dan dibagikan, insya Allah bernilai ibadah, dan jadikan ladang pahala dalam menginfaqkan ilmu-ilmu Syari'ah. Hamba yang menunjukan kebaikan kepada orang lain maka dia juga akan mendapatkan pahala seperti orang yang melakukan kebaikan tersebut. Syukron :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *