Syarat-syarat Untuk Seseorang Menjadi Imam

Pertanyaan : Mohon ijin mau tanya, syarat-syarat untuk seseorang menjadi imam itu apa saja? Karna tidak mungkin untuk sembarang orang bisa mengisi posisi tersebut. Terima kasih.

Jawaban :

Syarat imam shalat

Imam mempunyai beberapa shifat, shifat yang mustahabbah (sifat yang disunnahkan / dianjurkan), dan shifat yang masyruthah (sifat yang disyaratkan, sifat yang wajib ada).
Adapun shifat yang mustahabbah ada 6 :

1. Fiqh ( mengerti ilmu fiqh)

2. Qira’ah ( banyak hafalan Al Quran )

3. Wara ( mempunyai sifat wara, kehati-hatian dalam mengamalkan agama )

4. Sinnun ( usia lebih tua )

5. Nasab ( keturunan mulia )

6. Hijrah ( yang melakukan hijrah bersama Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam)

Adapun sifat yang masyruthah (sifat yang disyaratkan, sifat yang wajib ada) yakni :

Tidak berhadats kecil dan junub (hadats besar), Tidak ada najis yang tidak ma’fu di bajunya atau badannya, Tidak memegang kemaluannya, Tidak meninggalkan i’tidal dan tuma`ninah didalam shalat, meskipun shalat sunnah, Tidak meninggalkan bacaan surat al fatihah sementara dia mampu membacanya

– Syarh ‘Alaa Hadiyyatinnaashih, Imam Ramli halaman 9-10 (Makhthuthath), bikhtishaar :

شرح على هدية الناصح، الإمام رملي ص٩-١٠ مخطوطات

لِلْإِمَامِ صِفَاتٌ : صِفَاتٌ مُسْتَحَبَّةٌ وَصِفَاتٌ مَشْرُوْطَةٌ ، فَالْمُسْتَحَبَّةُ سِتَّةٌ وَهِيَ الْفِقْهُ وَالْقِرَاءَةُ وَالْوَرَعُ وَالسِّنُّ وَالنَّسَبُ وَالْهِجْرَةُ وَالْمَشْرُوْطَةُ سِتَّةٌ اَحَدُهَا وَثَانِيْهَا اَنْ لَا يَكُوْنَ مُحْدِثًا اَوْ جُنُبًا وَثَالِثُهَا اَنْ لَا يَكُوْنَ عَلَى ثَوْبِهِ اَوْ بَدَنِهِ نَجَاسَةٌ غَيْرُ مَعْفُوٍّ عَنْهَا وَرَابِعُهَا اَنْ لَا يَمَسَّ ذَكَرَهُ وَخَامِسُهَا اَنْ لَا يَتْرُكَ الْإِعْتِدَالَ وَالطُّمَأْنِيْنَةَ فِي الصَّلَاةِ وَلَوْ نَفْلًا وَسَادِسُهَا اَنْ لَا يَتْرُكَ قِرَاءَةَ الْفَاتِحَةِ مَعَ اِمْكَانِهَا

– Kitab Fathul Mu’iin :

(وهی بجمع کثیر افضل) منها فی جمع قلیل للخبر الصحیح: وما کان اکثر فهو احب الی الله تعالی (الا لنحو بدعة امامه) ای الکثیر کرافضی وفاسق ولو بمجرد التهمة فالاقل جماعة – بل انفراد – افضل, کذا قاله شیخنا تبعا لشیخیه زکریا رحمهما الله تعالی

Ingin bertanya permasalahan Agama? Kirimkan pertanyaan Anda kepada Tim Asatidz Tafaqquh Nyantri Yuk, klik http://tanya.nyantriyuk.id

BERBAGI YUK!

Silahkan disukai dan dibagikan, insya Allah bernilai ibadah, dan jadikan ladang pahala dalam menginfaqkan ilmu-ilmu Syari'ah. Hamba yang menunjukan kebaikan kepada orang lain maka dia juga akan mendapatkan pahala seperti orang yang melakukan kebaikan tersebut. Syukron :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *